Jahe telah digunakan sebagai obat alami untuk banyak penyakit selama berabad-abad. Sekarang, ilmu pengetahuan sedang mengejar dan para peneliti di seluruh dunia menemukan bahwa keajaiban manfaat jahe dalam pengobatan segala sesuatu dari kanker hingga migrain. Berikut ini adalah sepuluh manfaat kesehatan dari ramuan manjur ini:
Pengobatan Kanker Ovarium (Alat Reproduksi Wanita) Jahe merupakan senjata ampuh untuk pengobatan kanker ovarium. Sebuah studi yang dilakukan di Universitas Michigan Comprehensive Cancer Center menemukan bahwa bubuk jahe menyebabkan kematian di semua sel kanker ovarium yang diberinya.
Pencegahan Kanker Usus Besar Sebuah studi di Universitas Minnesota menemukan bahwa jahe dapat memperlambat pertumbuhan dari sel kanker usus besar.
Mual di Waktu Pagi Tanda Kehamilan Sebuah tinjauan dari beberapa studi telah menyimpulkan bahwa jahe sama efektifnya dengan vitamin B6 untuk mengatasi mual di waktu pagi yang biasa dialami oleh ibu hamil.
Mabuk Kendaraan Jahe telah terbukti sebagai obat yang efektif untuk mual yang diakibatkan oleh mabuk kendaraan.
Mengurangi Rasa Sakit dan Radang / Bengkak Sebuah studi menunjukkan bahwa jahe zat anti nyeri dan merupakan sebuah obat anti nyeri yang ampuh.
Mengurangi Mulas Jahe telah lama digunakan sebagai obat alami untuk mengurangi rasa mulas. Jahe paling sering diminum dalam bentuk minuman untuk keperluan ini.
Obat Masuk Angin dan Flu Jahe telah lama digunakan sebagai obat alami untuk masuk angin dan flu. Banyak orang juga merasakan manfaat jahe dalam kasus flu perut atau keracunan makanan, hal ini tidak mengherankan; mengingat jahe memiliki efek positif pada saluran pencernaan.
Mengurangi Migrain Riset telah membuktikan bahwa jahe dapat mengurangi sakit kepala akibat migrain karena kemampuannya untuk menghentikan penyebab sakit pada migrain dan radang pada pembuluh darah.
Mengobati Kram Saat Menstruasi Dalam pengobatan China, teh jahe dengan gula aren digunakan untuk mengobati kram perut saat menstruasi
Pencegahan Gagal Ginjal pada Penderita Diabetes Sebuah studi yang dilakukan pada tikus yang terkena sakit diabetes menemukan bahwa tikus-tikus yang diberi jahe lebih sedikit yang menderita gagal ginjal.
|