|
|
|
Manfaat Seledri untuk Kesehatan |
Seledri sering disebut sebagai "makanan berkalori negatif" namun yang pasti bukan gizi rendah. Satu tangkai seledri mengandung sekitar 10 kalori; seseorang menghabiskan lebih banyak kalori untuk mencernanya dibandingkan kalori yang diperoleh apabila kita mengkonsumsinya, yang berarti membantu penurunan berat badan.
Berikut ini adalah 7 Manfaat dari Seledri:
- Sistem Kekebalan Tubuh
Jumlah vitamin C yang tinggi dalam seledri meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
- Tekanan Darah
Seledri mengandung pthalides, yang telah terbukti mampu menurunkan tekanan darah dengan cara mengendorkan otot-otot di sekitar arteri sehingga memungkinkan pembuluh melebar. Kalsium, magnesium, dan kalium dalam seledri juga membantu mengendalikan tekanan darah.
- Kolesterol
Zat pthalides dalam seledri juga dapat menurunkan kolesterol dengan cara meningkatkan pengeluaran asam empedu.
|
|
Read more...
|
|
Bawang Merah sebagai Anti Oksidan |
Biasanya kita menggunakan bawang merah sebagai bumbu di dapur untuk membuat makanan lebih lezat, bawang merah tidak hanya dipakai untuk campuran bumbu di dapur namun benar-benar kaya akan zat quersetin obstetri. Quersetin adalah flavonoid alami yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Glikosida flavon untuk bawang merah dapat memberikan sebagai anti gesekan dan pembunuh bakteri. Quersetin berfungsi untuk mengurangi risiko gangguan pada usus.
Pada beberapa daerah pedesaan, bawang merah digunakan untuk meredakan demam, perut kembung, mual, muntah dan masuk angin pada anak-anak. Cara yang mereka gunakan adalah mengambil 20 gram bawang merah segar, kupas cangkangnya kemudian hancurkan selanjutnya campurkan 1-2 sdm minyak sawit yang masih muda. Lalu aduk sampai halus dan gosokkan bawang merah pada bagian perut anak-anak.
Bawang merah mudah diperoleh dan harganya tidak mahal sehingga memakai bawang merah tidak hanya membuat makanan lebih nikmat tetapi juga membuat tubuh lebih sehat. |
|
Manfaat Kedelai bagi Kesehatan Jantung |
Kacang kedelai yang rasanya lezat telah dibudidayakan di Cina selama lebih dari 3.000 tahun namun kabar baik tentang kelezatan dan manfaat kesehatannya yang luar biasa adalah sebuah fenomena yang relatif baru bagi dunia Barat. Berbagai macam varietas yang berbeda dari leguminosa yang benar-benar menakjubkan ini tersedia sepanjang tahun.
Kedelai adalah leguminosa yang paling banyak ditanam dan dimanfaatkan di dunia dan salah satu makanan yang baik bagi kesehatan yang tersedia saat ini. Seperti kacang-kacangan lainnya, kedelai tumbuh di polong, menampilkan biji untuk dimakan. Sementara kita paling sering menganggap mereka sebagai yang hijau, bijinya juga dapat berwarna kuning, cokelat atau hitam.
Manfaat Kesehatan
Efek kedelai yang menguntungkan sering diteliti pada wanita. Sekarang, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition telah menyelidiki efek protein kedelai dan isoflavon kedelai pada tekanan darah dan kadar kolesterol dalam 61 laki-laki setengah baya, berisiko tinggi mengalami penyakit jantung koroner. Selama lima minggu, setengah pria dikonsumsi diet yang mengandung paling sedikit 20 gram protein kedelai dan 80 miligram isoflavon kedelai setiap hari. Efek pada tekanan darah mereka, kadar kolesterol, dan ekskresi urin isoflavon diukur, dan kemudian dibandingkan dengan bagian lain dari orang-orang yang diberi diet minyak zaitun yang mengandung plasebo.
|
|
Read more...
|
|
|